Selamat Hari St. Totteringham!

Olivier-Giroud-625369
Olivier Giroud, aktor dibalik perayaan “St. Totteringham’s day”

Pada artikel yang lalu saya baru membahas berbagai kemungkinan dan peluang klub yang memperebutkan jatah bermain di panggung Eropa, baik di Liga Champions maupun Liga Europa. Dan kita baru saja menyaksikan pertandingan matchday 38 yang telah memberikan jawaban atas semuanya. Oh iya, saya mengucapkan selamat hari St. Totteringham bagi seluruh fans Arsenal atas keberhasilan Arsenal menggusur Tottenham di peringkat dua. Berikut adalah klasemen selepas 9 pertandingan di matchday 38 (pertandingan Manchester United melawan Bournemouth dibatalkan karena ditemukan paket ‘misterius’ di stadion Old Trafford, Manchester)

Pos Tim Poin
1 Leicester City 81
2 Arsenal 71
3 Tottenham 70
4 Manchester City 66
5 Southampton 63
6 Manchester United+ 63
7 West Ham 62
8 Liverpool 60
9 Stoke City 51
10 Chelsea 50
11 Everton 47
12 Swansea City 47
13 Watford 45
14 West Bromwich 43
15 Crystal Palace 42
16 Bournemouth+ 42
17 Sunderland 39
18 Newcastle United 37
19 Norwich City 34
20 Aston Villa 17

+ Belum menjalani matchday 38

 

Skenario yang terjadi ialah skenario terburuk bagi Tottenham dan Terbaik bagi Arsenal. Ya, Arsenal memenangi laga terakhir dengan kemenangan telak 4-0 atas tim yang ‘berpisah’ dengan Liga Primer karena degradasi, Aston Villa. 3 gol Olivier Giroud dan 1 gol bunuh diri Mark Bunn yang memantul bola rebound Mikel Arteta memberikan 3 poin untuk Arsenal. Sementara, Tottenham juga melawan tim yang senasib dengan Aston Villa, yakni Newcastle United. Malang tak dapat dihindari, Tottenham dicukur habis 5-1 oleh Newcastle. 2 gol Georginio Wijnaldum ditambah masing-masing 1 gol dari Aleksandar Mitrovic, Rolando Aarons, dan Daryl Janmaat hanya bisa dibalas oleh sebiji gol dari Erik Lamela. Tentu fans Arsenal harus berterimakasih kepada kinerja Rafa Benitez yang baik di laga ini, membuat Arsenal bisa merayakan ‘hari raya’ ini. Bahkan, Newcastle harus bermain dengan 10 pemain setelah Mitrovic diusir wasit pada menit ke-67.

 

‘Habitat’ Arsenal pada musim ini akhirnya dihuni oleh Manchester City setelah pada musim lalu dihuni oleh sang rival sekota, Manchester United. Artinya, pasukan Pep Guardiola harus menjalani laga play off sebelum masuk ke Liga Champions. Tiket Liga Europa akhirnya jatuh ke tangan Southampton dan Manchester United, meskipun Manchester United belum menjalani matchday 38 karena ditemukannya paket ‘misterius’ di stadion Old Trafford sehingga laga dibatalkan oleh pihak kepolisian. Namun, jika United ingin lebih ‘terhormat’, yaitu masuk Liga Europa tanpa jalur kualifikasi, hasil imbang cukup untuk mengangkat derajat mereka. Jika kalah, United harus melalui jalur kualifikasi tahap ketiga yang dilanjutkan dengan play off. Dan tentu saja, van  Gaal akan dihujat habis-habisan. Manchester United yang pada eranya membuat tim sekelas Barcelona dan Bayern Munich gentar untuk menghadapi, kini tim macam Norwich atau Bournemouth pun berani tengadah untuk menghadapi tim ‘setan merah’.

 

West Ham dan Liverpool pun harus mengubur impian untuk bermain di Liga Europa. Sepertinya, bagi Liverpool, Liga Europa bukanlah impian. Dan mereka tak perlu takut, jalur final Liga Europa melawan Sevilla bisa berubah menjadi tiket Liga Champions musim depan. Yang menjadi anomali luar biasa pada musim ini adalah Chelsea, sang jawara Liga Inggris musim 2014-15, tak terkalahkan di kandang, dan menang beruntun dari bulan Agutstus 2015 sampai Desember 2015 setelah takluk dari Newcastle United, pada musim ini harus puas duduk di peringakat 10. Peringkat yang sungguh mencoreng wajah Chelsea, tidak hanya sekedar tanpa gelar, tapi finis di luar 4 besar adalah hal yang memalukan. Terakhir Chelsea finis di luar 4 besar adalah musim 2011-12, di mana Chelsea finis di peringkat 6, namun berhasil menjuarai Liga Champions dan Piala FA.

 

Kita pun harus melambaikan tangan kepada Aston Villa, Newcastle United, dan Norwich City yang musim depan harus turun kasta ke divisi 2 Liga Inggris. Burnley dan Middlesbrough pun telah siap untuk menggantikan mereka. Tinggal 1 tim lagi yang diperebutkan oleh Hull City, Sheffield Wednesday, Derby County, dan Brighton and Hove Albion. Play off promosi ke Liga Inggris telah dilangsungkan, baru mencapai tahap semifinal leg 1. Hull City menghajar Derby dengan skor 3-0 di hadapan pendukung Derby. Sementara Sheffield Wednesday mengalahkan Brighton dengan skor 2-0 di Hillsborough.

 

Perhitungan dan terka-menerka tentang klasemen akhir Liga Inggris musim 2015-16 terjawab sudah. ‘Kutukan’ Patrick Vieira pun berakhir bagi Arsenal karena Arsenal tidak mampu finis di atas peringkat 3 semenjak kepergiannya ke Juventus. Mari bergembira di hari St. Totteringham! Tidak bisa jadi peringkat 1 pun tak apa, yang penting bukan 4 lagi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s