Skenario Perebutan Jatah ‘Manggung’ di Eropa untuk Tim Inggris

uefa-champions-europa
Liga Champions Eropa dan Liga Europa

 

Hari Minggu, 15 Mei 2016, jam 9 malam, seluruh mata pendukung tim-tim Liga Inggris akan terpaku pada layar kaca, terutama yang masih merebutkan jatah untuk tampil di pagelaran Liga Champions Eropa atau Liga Europa. Lupakanlah kalau esok hari Senin, lupakan segala tugas sekolah atau kuliah yang membuat muak itu, lupakan PR, lupakan masalah sepele yang sedang menimpamu, lupakan pekerjaanmu sebagai pegawai yang hanya membuat bosmu kaya. Serentak, pukul 21.00 waktu Indonesia atau pukul 15.00 waktu Inggris (BST), 20 tim akan bertanding di matchday 38. Sekilas tak ada yang membuat was-was, karena gelar juara pun sudah jatuh ke tangan Leicester City dan 3 tim yang tersingkir dari Liga Inggris musim depan pun sudah ditentukan: Newcastle United, Norwich City, dan Aston Villa. Dua dari tiga tiket promosi pun sudah didapatkan masing-masing oleh Burnley dan Middlesbrough, serta tiket terakhir diperebutkan oleh Hull City, Derby County, Brighton and Hove Albion, dan Sheffield Wednesday. Namun, panasnya perebutan jatah untuk tampil di panggung Eropa menjadi perhatian, karena melibatkan tim dari peringkat kedua sampai kedelapan. Cukup luas.

 

Leicester City, Tottenham Hotspur, dan Arsenal sudah memastikan diri tampil di Liga Champions Eropa. Skenario terburuk bagi Tottenham hanyalah turun ke peringkat 3 jika kalah dari Newcastle United sementara Arsenal menang atas Aston Villa, itu juga merupakan skenario terbaik bagi Arsenal untuk merayakan “St. Totteringham’s Day” karena Arsenal yang hampir selalu finis di atas Tottenham pada akhir musim. Sementara skenario terburuk bagi Arsenal adalah jika kalah dari Aston Villa dan Manchester City menang atas Swansea, Arsenal harus kembali ke habitatnya, peringkat 4, yang harus menjalani babak play-off untuk tampil di Liga Champions Eropa. Berikut adalah klasemen andai penghuni top four menang semua (untuk klasemen pekan ke-37, tinggal mengurangi masing-masing poin sejumlah 3 poin)

Pos. Tim Poin
1 Leicester City 83
2 Tottenham 73
3 Arsenal 71
4 Manchester City 68

 

Tidak perlu lama-lama membahas Tottenham, Arsenal, dan Leicester karena sudah dipastikan tampil di Liga Champions. Sekarang tim peringkat 4, 5, dan 6 yaitu Manchester City, Manchester United, dan West Ham yang merebutkan jatah terakhir untuk tampil di Liga Champions, yakni posisi 4 meskipun harus melalui play-off.

Pos. Tim Poin
4 Manchester City 65
5 Manchester United 63
6 West Ham 62
7 Southampton 60

 

Yang diinginkan fans United adalah terpelesetnya Manchester City. Manchester City hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengamankan spot terakhir. Andai City imbang melawan Swansea dan United menang atas Bournemouth. Poin akan sama-sama 66, namun City unggul atas selisih gol, yang sekarang sejauh 18 gol jaraknya. Namun, andai City kalah dan United menang, berikut adalah klasemennya.

 

Pos. Tim Poin
4 Manchester United 66
5 Manchester City 65

Saya tidak mencantumkan nama West Ham dan Southampton karena peluang West Ham sangatlah kecil andai duo Manchester kalah dan West Ham menang, poin West Ham akan sama dengan City namun Manchester City unggul 15 gol dalam urusan selisih gol.Terlihat di klasemen jika United menang dan City kalah, maka jatah terakhir akan jatuh ke tangan United sementara City harus puas bersaing di Liga Europa. Jadi, jika United ingin berkompetisi di Liga Champions, mereka harus menang dan berdoa agar sang tetangga kalah. Karena jika United menang namun City juga menang atau seri, jatah tetaplah jatuh kepada The Cititzens.

 

Sekarang, mari kita bicarakan para wakil Inggris di Liga Europa, yakni yang akan bertengger di posisi 5 dan 6. Dua posisi tersebut diperebutkan oleh Manchester United, West Ham, Southampton, dan Liverpool.

Pos. Tim Poin
5 Manchester United 63
6 West Ham 62
7 Southampton 60
8 Liverpool 59

 

Skenario terburuk andai United kalah dan West Ham dan Southampton memenangi pertandingan terakhir, maka United akan kehilangan tempat untuk Eropa dan finis di peringakt ketujuh. Southampton, andai kita gambarkan dalam skenario di atas, akan memiliki jumlah poin yang sama dengan United, namun saat ini unggul 3 gol dalam perhitungan selisih gol.

Pos. Tim Poin
5 West Ham 65
6 Southampton 63
7 Manchester United 63

Namun, sepertinya pendukung United bisa bernafas lega. Mereka masih mempunyai kans untuk tampil, setidaknya di Liga Europa jika memenangi Piala FA melawan Crystal Palace di final. Jika memenangi Piala FA, jatah Liga Europa untuk wakil Inggris akan bertambah tanpa menyingkirkan tim peringkat 5 ataupun 6. Liverpool, tim peringkat kedelapan pun masih punya kans untuk tampil di Liga Europa, bahkan Liga Champions jika memenangi laga final Liga Europa di St. Jakob Park, Basel melawan sang juara bertahan dua kali berturut-turut, Sevilla. Namun, Liverpool akan berperan sebagai antagonis bagi penghuni peringkat 4, yang jatah tampil di Liga Champions-nya akan direbut oleh tim papan tengah, peringkat kedelapan.

 

Jika United hanya ingin bermain di Liga Europa, hasil imbang saja sudah mengamankan posisi antara 5 atau 6 tanpa syarat. United akan finis di peringkat kelima jika West Ham kalah dan akan finis di peringkat keenam jika West Ham menang.

 

Pos. Tim Poin
6 West Ham 62
7 Southampton 60
8 Liverpool 59

Tidak ada pilihan lain bagi Liverpool, kemenangan adalah sesuatu yang wajib didapatkan di laga terakhir. Serta doa-doa agar West Ham dan Southampton terjungkal mengalami kekalahan. Dengan kans yang kita lihat sebegitu kecil bagi anak asuh Jurgen Klopp tersebut, ternyata Liverpool bisa mendapatkan sesuatu yang jauh lebih berharga dibanding sekedar berkompetisi di kompetisi kelas dua.

 

Seperti sudah tertulis di artikel, Liverpool akan bertanding di final Liga Europa melawan Sevilla. Dan jika mengalahkan Sevilla di final, otomatis Liverpool akan mendapatkan jatah bertanding di Liga Champions musim depan, menyingkirkan Manchester City. Liverpool akan menjadi antagonis bagi Pep Guardiola yang akan melatih Manchester City musim depan, karena hanya akan bertanding di kompetisi kelas dua di benua biru tersebut. Berikut adalah klasemen andai Liverpool menang, serta West Ham dan Southampton kalah.

Pos. Tim Poin
6 Liverpool 62
7 West Ham 62
8 Southampton 50

Posisi Liverpool pun belum aman, karena saya hanya membuat skenario terbaik. Andai West Ham hanya kalah 1-0 atas Stoke City dan Liverpool juga hanya menang 1-0 atas West Bromwich, selisih gol akan sama. Namun, West Ham berpeluang tampil di Liga Europa karena mencetak 64 gol sepanjang musim dan Liverpool hanya terpaut 1 gol dalam skenario terbaik ini (63 gol, sebenarnya 62 gol).

 

Pada akhir musim, memang banyak kejadian yang tentunya kita tak pernah prediksikan. Seperti pada musim 2011-12 saat Manchester City menjuarai liga secara dramatis. Jika semua tim dari peringkat 1 sampai 8 semuanya menang, Manchester United menjuarai Piala FA, dan Liverpool menjuarai Liga Europa, maka akan ada 8 tim Inggris akan berkompetisi di Eropa. 4 tim (Leicester, Arsenal, Tottenham, Liverpool) akan berkompetisi di Liga Champions dan sisanya (Manchester United, Manchester City, West Ham, Southampton) akan bertanding di Europa League. Artikel ini hanya membahas kemungkinan yang akan terjadi, dipastikan pada hari Senin, 16 Mei 2016, artikel ini sudah tidak laku untuk dibaca, karena hasil klasemen sudah berbicara semuanya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s