Arsenal 4-0 Aston Villa: Wembley Menguning, London Memerah

Arsenal merayakan kemenangan di final Piala FA dengan kemenangan 4-0 atas Aston Villa. Gelar tersebut memastikan Arsenal merengkuh gelar ke-12 dan didaulat menjadi tim dengan gelar juara Piala FA terbanyak.

Satu tahun lalu, Arsenal memastikan melaju ke final setelah menumbangkan Wigan Athletic melalui adu penalti. Final tersebut tentu sangatlah dinanti oleh para fans mengingat betapa lamanya Arsenal harus kering gelar: 9 tahun. Rasa optimis juga merasuki fans mengingat lawan yang akan dihadapi bukanlah tim sekaliber Manchester United, Chelsea, atau Manchester City, melainkan ‘hanya’ Hull City, tim yang baru promosi dari divisi 2. Arsenal akhirnya bisa merengkuh gelar ke-11 dan menyamai jumlah piala dari Manchester United.

Namun siapa sangka, pada musim berikutnya, Arsenal mampu kembali melaju ke final. Selain piala yang akan diperoleh jika juara, ada gelar lain yaitu tim dengan jumlah Piala FA terbanyak dengan 12 piala. Memang, final tahun ini terasa tak sedramatis, tak sepanas pada musim lalu karena memang gelar juara pada musim lalu adalah penebusan dari penantian selama 9 tahun.

Terseok-seok di awal musim, Arsenal bisa dibilang terlambat panas. Memang benar sindiran pelatih Chelsea, Jose Mourinho seusai menjuarai Liga Inggris. “Arsenal memohon kepada FIFA agar liga dilangsungkan pada bulan Januari hingga April, namun ditolak karena liga berlangsung dari bulan Agustus hingga Mei”. Memang pada kenyataannya seperti itu, Arsenal baru ‘panas’ pada paruh kedua musim, termasuk menjuarai Piala FA.

Melawan Aston Villa di final, banyak pihak yang memandang Arsenal akan menang mudah mengingat Aston Villa sudah 2 kali kalah oleh Arsenal sepanjang musim dengan margin gol yang cukup jauh: 3-0 dan 5-0. Tapi, mengingat Aston Villa melaju ke final bermodal kemenangan atas Liverpool, Arsenal harus melupakan kata ‘menang mudah’ tersebut. Apalagi sempat ada ramalan dari penguin yang memilih Aston Villa sebagai juara, walaupun memang seharusnya kita tidak percaya dengan ramalan. Mengenakan seragam tandang, kuning-biru, begitu juga dengan para fans yang mengenakan atribut bernuansa kuning dan biru, walaupun sedikit yang mengenakan warna jati diri Arsenal, merah putih. Wembley menguning.

Arsenal mendominasi serangan-serangan yang dilancarkan sepanjang babak pertama, namun begitu rapatnya pertahanan Aston Villa dan kegemilangan Shay Given dalam menyelamatkan gawangnya membuat Arsenal sedikit frustasi. Peluang Walcott yang sudah di mulut gawang masih membentur badan Kieran Richardson. Baru pada menit ke-40, Wembley bergemuruh. Umpan silang disundul oleh Alexis Sanchez ke ruang yang kosong dan langsung disambar Theo Walcott dengan tendangan voli kaki kirinya. Babak pertama berakhir dengan skor 1-0. Pada babak kedua, baru berjalan 5 menit, sepakan luar kotak penalti Alexis Sanchez berhasil menggandakan kedudukan menjadi 2-0, gol yang luar biasa berhasil dicetak oleh pemain yang berkontribusi cukup besar pada musim ini.

Sudah unggul 2-0, Arsenal menolak untuk menurunkan intensitas serangan. Pada menit ke-62, giliran kapten Arsenal, Per Mertesacker melesakkan gol ketiga Arsenal dengan sundulan menerima sepak pojok Mesut Ozil. Setelah gol ketiga tercipta, baru Arsenal menurunkan intensitas serangannya. Namun kenyataannya, pada injury time babak kedua, Olivier Giroud menutup pesta gol Arsenal atas Aston Villa menerima umpan silang dari Alex Oxlade-Chamberlain. Pada tahun ini, Arsenal begitu mulus dalam proses menjadi juara, tanpa ada babak adu penalti dan para fans tidak harus cemas dengan ketertinggalan 2 gol seperti pada final tahun lalu yang berkesudahan dengan skor 3-2 untuk Arsenal.

Puasa gelar 9 tahun terbayar dengan 3 trofi dalam rentang 376 hari: 2 kali Piala FA dan 1 Community Shield. Memang masih belum bisa menjuarai target utama, yaitu juara Liga Inggris. Setelah 2 kali beruntun menjuarai Piala FA, para pemain, begitu pula dengan fans mulai sesumbar bisa menjuarai Liga Inggris pada musim depan. Pujian-pujian setinggi langit juga dilayangkan oleh berbagai pihak, terutama kepada pemain-pemain tertentu seperti Alexis Sanchez dan Theo Walcott. Banyak pihak menyatakan Alexis sebagai rekrutan terbaik Liga Inggris pada musim ini dan Walcott yang bermain sangat gemilang setelah cedera panjangnya.

Dengan trofi Piala FA ke-12 Arsenal dan ke-6 bagi Arsene Wenger, Arsenal menjadi pemegang gelar terbanyak kejuaran sepakbola tertua di dunia. Dan musim depan dipastikan menjadi lawan Chelsea di Community Shield. Chelsea sendiri berhasil menjuarai Liga Inggris dengan begitu mulus dan gemilang, tak sedikitpun tergeser dari singgasananya, mungkin hanya pada saat liga belum dimulai, di mana klasemen tersusun berdasarkan abjad dan Arsenal berada di singgasana.

Musim depan, para fans ingin lebih dari juara Piala FA, mungkin Liga Inggris? Atau Liga Champions? Pembelian pemain-pemain berkelas akan menambah daya gedor Arsenal setelah 2 pemain mahal didatangkan dari 2 klub terbaik dunia: Mesut Ozil dari Real Madrid dan Alexis Sanchez dari Barcelona. Memang 2 pemain tersebut adalah hasil dari penghematan Arsene Wenger demi lunasnya hutang pembangunan Stadion Emirates. Terus-terusan disindir oleh penggemar sepakbola, namun langkah Wenger menang langkah yang benar. Sudah banyak hutang, mau belanja pemain mahal?

Wembley menguning oleh fans Arsenal yang mengenakan seragam tandang dan London memerah oleh fans yang bergembira dan merayakan gelar juara di tempatnya masing-masing.

Selamat, Arsenal!

Victoria Concordia Crescit

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s