AFF Suzuki Cup 2014: Juara Mengalahkan Juara

image
Charyl Chappuis merayakan gol kemenangan Thailand atas Singapura

Sebuah big match langsung tersaji di pertandingan kedua grup B. Pertandingan ini mempertemukan 2 pemegang gelar terbanyak juara AFF: Singapura, 4 kali juara dan Thailand, 3 kali juara. Pertemuan terakhir terjadi di Stadion Suplachasai, Bangkok yang dimenangi Thailand 1-0, namun belum cukup mengantarkan Thailand menjadi juara AFF setelah kalah 3-1 di Stadion Jalan Besar, Singapura.

Kini keduanya bertemu di Stadion Nasional Kallang, Singapura. Singapura memang sedang ‘angin-anginan’ akhir-akhir ini. Kalah dari Hong Kong, bahkan hanya mampu menang 2-1 atas negara yang ‘terbelakang’ dalam urusan sepakbola, Papua Nugini. Sedangkan, Thailand mampu menghajar pemegang peringkat FIFA tertinggi Asia Tenggara, Filipina dengan skor 3-0 serta mampu mempermalukan wakil negara Pasifik di Piala Dunia 2010, Selandia Baru dengan skor 2-0. Peralihan pelatih dari Radojko Avramovic ke Bernd Strange memang terasa mengurangi agresivitas Singapura.

Thailand membungkam pendukung The Lions pada menit ke-8. Umpan Prakit Deeprom diselesaikan Mongkol Tossakrai yang berdiri bebas di depan gawang Hassan Sunny. 11 menit kemudian, pendukung Singapura bersorak menyaksikan gol Khairul Amri menanduk bola hasil umpan Shaiful Esah dan menaklukan Kawin Tamsatchanan. Laga cukup berjalan alot mengingat keduanya adalah pemegang gelar terbanyak turnamen ini.

Petaka hadir bagi Singapura di detik-detik peluit panjang dibunyikan wasit. Bola crossing pemain Thailand mengenai tangan Hariss Harun dan wasit Alireza Faghani asal Iran menunjuk titik putih. Gelandang berdarah Swiss milik Thailand, Charyl Chappuis dipercaya mengeksekusi penalti dan membuat tuan rumah Singapura bertekuk lutut.

Dengan hasil ini, Thailand memimpin klasemen grup B diikuti Malaysia dan Myanmar yang mengalami hasil imbang tanpa gol. Singapura menjadi juru kunci grup B. Singapura sendiri akan menjalani laga emosional melawan Myanmar yang kini dinahkodai mantan pelatih yang melatih selama 8 tahun dan mempersembahkan 3 gelar Piala AFF, Radojko Avramovic.

Jika menang, Bernd Strange bisa membuktikan bahwa ia bisa meneruskan kesuksesan ‘Raddy’. Jika tidak menang, tentu akan berpengaruh bagi kelanjutan Singapura di turnamen ini dan karir Bernd Strange bersama The Lions.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s