Chelsea vs Arsenal: Trauma Tragedi Enam Gol

image

Masih sangat melekat dengan ingatan para fans Arsenal, bombardir, pembantaian oleh para pemain Chelsea yang menyarangkan enam gol ke gawang Wojciech Szczesny. Samuel Eto’o, Andre Schürrle, Eden Hazard, Oscar dos Santos (dua kali), dan Mohamed Salah menyingkirkan nama Arsenal dari calon juara Liga Inggris musim 2013-14 setelah memimpin klasemen lebih dari setengah musim. Sebuah hiburan yang menyakitkan, ketika suatu adegan konyol Alex Oxlade-Chamberlain mencoba memblok tendangan Fernando Torres dengan tangan layaknya penjaga gawang. Namun apakah yang dipikirkan pengadil, yang malah memberikan kartu merah kepada Kieran Gibbs.

Mendepak Arsenal dari favorit juara, merusak laga ke-1000 Arsene Wenger, dan belum bisa memperbaiki rekor Wenger atas Mourinho: belum pernah menang atas Jose Mourinho.

6-0 bukanlah skor yang wajar ketika dua tim yang sama-sama punya nama yang cemerlang di sepakbola Inggris saling bertanding. Menjadi kemenangan terbesar The Blues musim lalu serta menjadi kekalahan terbesar The Gunners musim lalu. Kualitas materi Arsenal musim lalu memang tak perlu dipertanyakan, tetapi konsistensi yang dipertanyakan. Musim ini kedua tim bertemu lagi di stadion yang sama untuk saling bertemu kembali. Chelsea sangat berambisi kembali mendominasi tim tamu sekaligus rival sekotanya, sementara Arsenal tidak mau jatuh ke dalam lubang yang sama. Barisan depan Chelsea dipimpin oleh pencetak gol terbanyak sementara Liga Inggris musim ini, Diego Costa berusaha ‘membunuh’ pertahanan Arsenal. Laga akan semakin panas mengingat barisan depan Chelsea juga diisi oleh pemain yang dibesarkan oleh Arsenal, Cesc Fabregas manakala jika ia mencetak gol, apakah ia akan senasib dengan RVP? Tidak berselebrasi dicemooh, berselebrasi lebih dicemooh. Eden Hazard juga Oscar dos Santos juga berbahaya bagi gawang Arsenal.

Sementara Arsenal belum juga menunjukan konsistensi nya di awal musim seperti musim lalu. Sang pencetak hattrick ke gawang Galatasaray, Danny Welbeck menjadi ujung tombak Arsenal. Ditambah Alexis Sanchez dan Mesut Özil membuat barisan depan Arsenal juga berbahaya, jika bermain tanpa beban.

Intinya pada pertahanan. Panjangnya kaki Per Mertesacker tidak mampu mencegah gol keempat Chelsea oleh Oscar dos Santos. Kecepatan Laurent Koscielny tidak mampu mencegah gol Andre Schürrle. Dan kesalahan fatal mereka berdua dengan membiarkan Mohamed Salah berdiri sendiri di pertahanan Arsenal. Calum Chambers sepertinya menjadi jawaban atas masalah pertahanan. Masih muda, berpotensi, dan bermain dengan konsisten, tidak pernah menunjukan form yang buruk. Namun kedewasaan dan ketenangannya, jumlah kartu kuning yang diperolehnya sudah cukup banyak.

Sebelum skor 6-0 terjadi, banyak pihak memperdiksi akan terjadi kemenangan tipis. Seperti skor 2-1 pada dua musim lalu melalui gol yang keduanya sudah bukan bagian dari Chelsea: Juan Mata dan Frank Lampard. Dan gol balasan Theo Walcott. Kemenangan terakhir Arsenal atas Chelsea juga kemenangan terakhir di Stamford Bridge terjadi pada tiga musim lalu. Gol Juan Mata, Frank Lampard, dan John Terry dibalas hattrick Robin van Persie, dan masing-masing satu gol Theo Walcott dan Andre Santos.

Laga ini memang akan menarik perhatian jutaan pasang mata di dunia: Derby London yang dinilai cukup bersejarah, Cesc Fabregas yang pernah bermain untuk kedua tim, Wenger yang mengincar kemenangan pertama atas Mourinho, dan menyaksikan kekalahan pertama di Liga Inggris salah satu diantara mereka, Chelsea dan Arsenal sama-sama belum pernah kalah di Liga Inggris musim ini.

Victoria Concordia Crescit.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s