FA Community Shield 2014: Menyambut Trofi Pertama atau Kekalahan Pertama

image
FA Community Shield: Arsenal melawan Manchester City, 10 Agustus 2014, Stadion Wembley, London

Setelah beragam laga pra musim dijalankan oleh Arsenal, kini saatnya menyambut turnamen yang mempertemukan Sang Juara Liga Inggris Musim 2013-14, Manchester City dan Juara Piala FA 2013-14, Arsenal.

Manchester City kini mulai gerilya dalam mencari pemain, Eliaquim Mangala didapatkan dari FC Porto dan legenda hidup Chelsea yang akan bermain di New York City FC, Frank Lampard bergabung dengan status pinjaman. Laga pra musim The Citizen sendiri kurang memuaskan, sempat gemilang saat menang 1-5 atas AC Milan, kemudian kalah dua kali beruntun atas Liverpool dan Olympiakos melalui adu penalti.

Manchester City sendiri mengalami musim yang fantastis pada musim 2013-14 dengan menjuarai Liga Inggris di tahun pertama kepelatihan Manuel Pellegrini. Berbagai kemenangan telak pun diraih, seperti menang 6-0 atas Tottenham, 7-0 atas Norwich, 6-3 atas Arsenal, dan 4-1 atas Manchester United. Materi pemain pun bisa dibilang sangat baik, Sergio Aguero, Alvaro Negredo, dan Edin Dzeko mengisi barisan depan. David Silva, Samir Nasri, Frank Lampard, dan Yaya Toure mengisi barisan tengah. Gael Clichy, Vincent Kompany, Martin Demichelis, dan Pablo Zabaleta mengisi barisan belakang. Sementara gawang dijaga oleh penjaga gawang nomor satu Inggris, Joe Hart.

Empat tahun terakhir, Manchester City tiga kali mengikuti turnamen ini. Tahun 2011 sebagai juara Piala FA, kalah dari sang rival sekota, Manchester United 3-2. Tahun 2012 sebagai juara Liga Inggris, menjuarai turnamen ini mengalahkan Chelsea 3-2. Dan, kembali ikut dalam turnamen ini, pada tahun ini, sebagai juara Liga Inggris. Dengan segala kelebihan yang ada, Manchester City lebih difavoritkan untuk juara.

Tapi dengan status ‘lebih difavoritkan’, bukan berarti The Citizen akan menang mudah. Arsenal juga mulai berbenah dengan mendatangkan empat pemain anyar: Alexis Sanchez, Mathieu Debuchy, Calum Chambers, dan David Ospina menjadi amunisi baru bagi Meriam London.

Arsenal mengikuti turnamen ini dengan status sebagai juara Piala FA, setelah menang dramatis 3-2 atas Hull City, sekaligus mengakhiri penantian sembilan tahun tanpa gelar. Arsenal sendiri sudah dua belas kali menjuarai turnamen ini. Terakhir kali pada tahun 2004, berkat kemenangan 3-1 atas Manchester United, Arsenal berhak mengangkat trofi ini.

Di Liga Inggris, Arsenal sangat impresif di awal musim hingga dapat mempinpin liga pada pertengahan musim. Namun mulai paruh kedua musim dimulai, Arsenal terus menurun hingga ‘mempersilakan’ Manchester City mengangkat trofi Liga Inggris.

Performa Manchester City di Piala FA bisa dibilang cukup baik dengan meraih kemenangan atas Chelsea, The Citizen melaju ke perempat final. Namun, di babak ini, secara mengejutkan mereka tumbang di hadapan pendukungnya oleh tim Divisi 2 Liga Inggris, Wigan Athletic 1-2, dan secara tidak langsung, memuluskan jalan Arsenal menuju Trofi Piala FA.

Pertemuan terakhir kedua tim yaitu di Liga Inggris saat bermain di Emirates Stadium, pertandingan berakhir imbang 1-1. Laga sebelumnya di kompetisi yang sama, Arsenal tumbang 6-3 di Etihad Stadium. Lima pertandingan terakhir, Arsenal hanya menang satu kali, Manchester City dua kali, dan dua pertandingan berakhir sama kuat. Namun, inilah pertama kalinya kedua tim saling bertarung bukan untuk berebut tiga poin atau berebut tempat di kejuaraan, melainkan berebut trofi FA Community Shield.

Jika membandingkan trofi, rasanya tidak adil karena sejarah Manchester City kurang baik, sempat degradasi pada tahun 2001, namun membaik mulai 2008 dan trofi-trofi datang ke lemari trofi Manchester City. Arsenal menjuarai Liga Inggris 13 kali, The Citizen baru 4 kali. Arsenal menjuarai Piala FA 11 kali, Tim Biru Langit baru 5 kali. Apalagi jika trofi turnamen ini, trofi The Citizen hanya sepertiga dari trofi Arsenal yang mencapai 12 trofi Community Shield.

Namun, yang menjadi masalah, trofi Arsenal adalah trofi-trofi ‘lawas’, hanya trofi Piala FA 2014 yang masih mulus di lemari trofi. Berbeda dengan Manchester City, trofi Piala FA 2011, Liga Inggris 2011-12, Community Shield 2012, dan Liga Inggris 2013-14 bersarang di lemari trofi. Semuanya merupakan trofi terbaru, cerminan kekuatan saat ini. Bukan trofi lampau, yang merupakan cerminan sejarah dan kejayaan masa lalu.

Ada suatu mitos di mana yang menjuarai turnamen ini, tidak akan menjadi juara Liga Inggris di musim itu. Seperti Manchester United pada musim 2011-12, setelah menjuarai Community Shield 2011. Lalu, Manchester City gagal menjuarai Liga pada musim 2012-13, setelah menjadi juara Community Shield 2012, serta Manchester United hancur lebur di musim 2013-14, setelah menjuarai Community Shield 2013, dan edisi-edisi lain yang telah berlalu.

FA Community Shield 2014
Akankah menjadi piala pertama yang diangkat oleh Vincent Kompany dkk. Atau menjadi kekalahan pertama skuad Manuel Pellegrini. Atau jatuh ke tangan Per Mertesacker dkk, atau menjadi kekalahan pertama Arsene Wenger di musim 2014-15?

Selamat bertanding, The Gunners dan The Citizen!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s