Yaya Sanogo: Beruntung Batal Jadi Tukang Pos

image

Siapa itu Yaya Sanogo? Namanya belum tenar ketika masih menjadi bagian dari tim papan bawah Liga Prancis, AJ Auxerre. Sebenarnya, ia merupakan bagian dari Prancis U-20 saat menjuarai Piala Dunia U-20 di Turki pada Juni 2013, namun namanya masih kalah tenar dari Paul Pogba, Florian Thauvin, dan Jean Christophe Bahebeck.

3 tahun bersama Auxerre, sebenarnya ia merupakan incaran klub-klub papan atas. Tapi dirinya yang berkaki kaca, rentan cedera membuat klub yang ingin menggunakan jasanya harus pikir-pikir.

Sampai pada saatnya ia cedera dan putus asa, ia ingin gantung sepatu di usianya yang masih muda, 20 tahun. Ia berkata kepada ibunya, ingin pensiun dan menjadi tukang pos. Selalu ada seorang wanita di balik kesuksesan seorang pria, ibu Sanogo menguatkan dirinya agar tetap pada jalan hidupnya. Dan tangan Tuhan bekerja pada dirinya, membuat dirinya memilih keputusan yang tepat: tetap menjadi pesepakbola. Sampai pada saatnya pada Agustus 2013, Arsene Wenger menjadi kepanjangan tangan Tuhan, membatalkan niatnya menjadi tukang pos dan menjadi pesepakbola profesional. Yaya Sanogo bergabung dengan Meriam London dengan status bebas transfer.

Sanogo hanya bermain 14 kali sepanjang musim 2013-14 tanpa mencetak gol sebiji pun. Walaupun itu, performa nya sebagai penyerang sangat baik, terutama saat melawan Wigan Athletic di Semifinal Piala FA. Sanogo mencatatkan dua peluang emas: sundulannya tidak mengarah ke gawang yang kosong melainkan ke arah penjaga gawang dan tendangan kaki kirinya saat tinggal berhadapan dengan Scott Carson masih bisa diselamatkan. Banyak pihak yang menyatakan bahwa Sanogo lebih efektif dibanding Giroud, walaupun lemah dalam penyelesaian akhir.

Pada 2 Agustus 2014, seorang calon tukang pos membuat penonton Emirates Stadium berdecak kagum dan mengguncangkan dunia sepakbola. Ialah Yaya Sanogo, mencatatkan namanya empat kali di papan skor usai Arsenal melumat Benfica 5-1. Tentu kesuksesannya saat ini tak terlepas dari peran sang ibu dan Arsene Wenger. Postur tinggi tapi memiliki skill mumpuni, itulah potensinya. Kita tunggu aksi nya dalam musim 2014-15, akankah ia kembali membuat para fans mencubit diri sendiri seakan tak percaya?

Victoria Concordia Crescit.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s